Sabtu, 05 Juni 2010

EVALUASI KELAYAKAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE RASIO MANFAAT BIAYA


I. METODE RASIO MANFAAT/BIAYA (B/C)


Analisis manfaat-biaya merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui besaran keuntungan/kerugian serta kelayakan suatu proyek. Dalam perhitungannya, analisis ini memperhitungkan biaya serta manfaat yang akan diperoleh dari pelaksanaan suatu program. Dalam analisis benefit dan cost perhitungan manfaat serta biaya ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Metode B/C didefinisikan sebagai perbandingan (rasio) nilai ekivalen dari manfaat terhadap nilai ekivalen dari biaya-biaya. Metode nilai ekivalen yang biasa digunakan adalah PW dan AW. Nama lain rasio B/C adalah rasio investasi-penghematan. Secara umum, metode rasio B/C dapat membantu penggunanya untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan, menambah alternatif atau pilihan dan mengurangi biaya alternatif yang tidak efektif. Berdasarkan definisinya, rasio B/C dapat dihitung dengan persamaan berikut:

a. Konvesional (PW)



Ket:
PW (0) = Nilai sekarang (PW) dari (0)
B = Manfaat dari proyek yang diusulkan
I = Investasi awal dari proyek yang diusulkan
S = Nilai sisa dari investasi
Q&M = Biaya operasional dan perawatan dari proyek yang diusulkan


b. Termodifikasi (PW)





c. Konvensional (AW)




Ket:
AW (0) = Nilai ekivalen tahunan (AW) dari (0)
B = Manfaat dari proyek yang diusulkan
CR = Jumlah perolehan modal (nilai ekivalen tahunan dari investasi awal dikurangi nilai sisa)
Q&M = Biaya operasi dan perawatan dai proyek yang diusulkan


d. Termodifikasi (AW)




Penentuan keputusan atas evaluasi yaitu jika nilai B/C > 1 maka proyek dinilai menguntungkan dan dapat dilanjutkan atau dilaksanakan.


II. KONSEP BUNGA BANK
Beberapa notasi rumus bunga-berbunga:
• i = suku bunga tiap periode
• n = jumlah periode hitungan bunga
• P = jumlah uang pada saat sekarang (dihitung pada akhir periode ke 0)
• F = Jumlah uang pada akhir periode ke n, yang ekivalen dengan P
• A = Jumlah uang dari serangkaian transaksi yang besarnya merata atau seragam pada setiap akhir periode, dari periode ke 1 hingga ke periode ke n, yang nilai ekivalen dengan P dan F.



mau liat contoh aplkikasinya ?? klik SELENGKAPNYA ..
MyEm0.Com





CONTOH PENGGUNAAN METODE RASIO BENEFIT/COST DALAM EVALUASI KELAYAKAN PROYEK


Kota S memiliki tingkat kemacetan lalu lintas yang cukup tinggi untuk itu perlu dikembangkannya sistem kinerja transportasi masal. Salah satu pengembangan sistem kinerja tersebut pemerintah Kota S memiliki rencana memperluas pangkalan bis pada terminal bus antar kota dan dalam kota. Tanah yang dibutuhkan untuk perluasan pangkalan bis tersebut masih berupa lahan kosong dan dapat dibeli dengan harga $500,000. Biaya konstruksi pelebaran pangkalan sebesar $700,000 dan untuk perawatan pangkalan tiap tahun sebesar $30,000. Jika perluasan pangkalan dibangunan maka diperlukan pos-pos terminal kecil sebesar $250,000. Biaya perawatan tahunan untuk pos terminal kecil sebesar $80,000. Kemudian perkiraan arus kinerja pangkalan yang meningkat diperlukan sistem perparkiran yang baik maka dibutuhkan dana sebesar $100,000 pertahun. Periode analisis proyek tersebut adalah 20 tahun dan tingkat bunga 10%. Manfaat (keuntungan) tahunan dari perluasan pangkalan bis di terminal ini diperkirakan sebagai berikut:




Penyelesaian

Nilai sekarang yang harus dikeluarkan


• O&M (Operation & Maintanance)



• Manfaat tahunan




a. Konevensional (PW)




b. Termodifikasi (PW)




c. Konvensional (AW)




d. Termodifikasi (AW)




KESIMPULAN

Jadi proyek perluasan pangkal bis terminal antar bis dan dalam kota di Kota S layak untuk dikerjakan.



mohon comment-nya yaaa MyEm0.Com.... maaf jika ada yang salah atau kurang tepat. maklum hanya mahasiswi yang lagi ingin belajar MyEm0.Com

NILAM ATSIRINA K
3607.100.012
Selengkapnya...